Kondisi aspal Terminal Jombor memprihatinkan

0
702

HARJO – Senin, 22 Agustus 2011

SLEMAN—Menyongsong mudik Lebaran, kondisi fisik Terminal Jombor justru memprihatinkan. Aspal berlubang, mengelupas, dan bergelombang terlihat jelas di terminal yang berada di sisi barat Jl. Magelang, Sinduadi, Mlati itu.

“Rusaknya aspal di dalam terminal ini sudah cukup lama. Hingga menjelang Lebaran, belum ada juga upaya perbaikan,” kata Ketua Paguyuban Agen dan Perwakilan Bus Malam (PAPBIMA) Jombor, Sony Kurniawan, Senin (22/8) siang.

Meski tidak terlalu menghambat arus keluar masuk bus dan angkutan umum di dalam terminal, lanjut dia, kerusakan aspal dapat mengganggu kenyamanan penumpang.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sleman Koeswanto berjanji segera menyampaikan aspirasi tersebut pada dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan. Menurut dia, perbaikan darurat dengan sistem tambal sulam seharusnya sudah diupayakan jauh hari sebelum Ramadan.

“Saya rasa bisa segera diatasi, setidaknya untuk penambalan darurat dulu. Anggaran untuk dana perbaikannya juga tidak ada masalah,” kata Koeswanto saat memantau kesiapan Terminal Jombor menghadapi mudik Lebaran.

Dari hasil pantauan itu, diketahui sudah ada lonjakan pemesanan tiket di Terminal Jombor. Terutama untuk tiket bus tujuan Jogja-Sumatra. Jika pada hari biasa hanya sekitar 450 pesanan tiket, kali ini meningkat hingga 1.300 tiket yang dipesan. Pemesan tiket kali ini masih didominasi kalangan mahasiswa.(Harian Jogja/Dinda Leo Listy)