TRIBUN: Celaka…Ngaku Polisi Malah Bonyok Digebuki Warga

0
706

Tribun Jogja – Minggu, 14 Agustus 2011 19:01 WIB

TRIBUNJOGJA.COM, WATES – Nasib nahas menimpa dua penjambret, Eko Purnomo(27) dan Abdi Alrosid (24). Keduanya babak belur dihajar warga yang sedang kerja bakti memasang bendera di Dusun Temben, Desa Ngentakrejo, Lendah, Kulonprogo, Sabtu (13/8/2011) malam.
Aksi kedua pelaku berawal ketika korban, Lusia Arum Utari Puteri (19) pulang kerja sekira pukul 22.30. Korban yang bekerja di toko sepatu  Bata di Yogyakarta itu pulang sendirian mengendarai sepeda motor dan setelah sampai di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji Sukoreno, Sentolo dipepet dua orang mengendarai sepeda motor Mio.
Pelaku yang memepet korban ini kemudian memotong tali tas milik korban menggunakan pisau. setelah berhasil memotong tali tas korban, pelaku kemudian melarikan diri ke arah Yogyakarta. Korban kemudian berusaha mengejar pelaku yang menggunakan sepeda motor Mio.
Setelah mengejar hingga pertigaan Ngelo, korban melihat di Pos Polisi ada orang dan langsung meminta tolong. Orang yang berada di pos polisi itu kemudian langsung melakukan pengejaran pelaku namun malah tersusul oleh korban.
“Korban ini sempat meminta tolong kepada seseorang di Pos Polisi Ngelo, namun ternyata orang tersebut rekan pelaku juga,” kata Kapolsek Sentolo, Kompol Dewa Putu Arthana, Minggu (14/8/2011)
Korban yang terus mengejar ini kemudian melihat warga sedang melakukan kerja bakti memasang bendera. Sambil mengendarai motor, korban berteriak meminta tolong dan akhirnya pelaku dihentikan oleh warga dengan memalangkan bambu ke tengah jalan.
Setalah tertangkap oleh warga, rekan pelaku yang sempat dimintai tolong oleh korban datang dan mengaku sebagai polisi. Saat itu rekan pelaku menghampiri warga meminta pelaku diserahkan kepada dirinya untuk dibawa ke Polsek. Warga tak percaya, dan langsung menghajarnya.(Tribunjogja.com)