Telkomsel Gelar Edukasi #internetBAIK di Yogyakarta

0
443

Bekerjasama dengan ICT Watch, Yayasan Kita & Buah Hati, serta Kakatu, Telkomsel menggelar sosialisasi dan edukasi mengenai pemanfaatan internet secara bertanggung jawab, aman, kreatif, dan inspiratif (BAIK) di 12 kota di berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari bertempat di Hotel Grand Tjokro Yogyakarta, dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Dinas Kebudayaan DIY Singgih Raharjo pada (02/08).

Selain di Yogyakarta, kampanye yang merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk membangun ekosistem digital yang positif dan konstruktif bagi masyarakat Indonesia diselenggarakan pula di Tenggarong, Nunukan, Tasikmalaya, Kupang, Medan, Pekanbaru, Palembang, Banyuwangi, Manokwari, Bantaeng, dan Bekasi.

“Telkomsel telah menghadirkan berbagai produk dan layanan seluler untuk membuka akses komunikasi serta melengkapi gaya hidup masyarakat Indonesia. Secara konsisten kami membangun ekosistem digital untuk dapat memberikan the best digital experience bagi pelanggan. Untuk itu, kami memiliki kewajiban untuk membangun ekosistem digital yang positif.” Demikian GM Sales Region Jateng & DIY Telkomsel, Djony Heru Suprijatno menyampaikan. “Kamipun bertanggung jawab untuk mengedukasi dan memberikan teladan bagi masyarakat Indonesia perihal penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi kita semua.” Djony Heru menambahkan.

#internetBAIK merupakan program CSR Telkomsel yang didasari oleh sebuah keprihatinan tentang berbagai penggunaan internet yang kurang patut oleh generasi muda. Sebuah laporan oleh mesin pencari Google menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke 6 di dunia  sebagai pengakses situs dewasa. Sebuah survey yang pernah diselenggarakan pada responden 2600 anak-anak SD, lebih dari 80% menyatakan pernah mengakses situs khusus dewasa.

Sebagai provider penyelenggara koneksi broadband terkemuka, Telkomsel menyadari bahwa saat ini tidak ada lagi disparitas dalam ases internet pada masyarakat, oleh karena itu kampanye cyber wellness yang meliputi rangkaian aktivitas sosialisasi dan workshop perlu menyasar kalangan anak-anak dan remaja sebagai pengguna baru internet. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan kalangan orangtua, guru sekolah, serta penggiat komunitas.

Pada hari pertama Seminar #internetBAIK digelar dengan konsep diskusi panel dan talkshow yang menarik dengan menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten terkait digital literacy, parenting issue, dan kebijakan publik. Kelas Training for Trainer #internetBAIK yang diadakan pada hari kedua dan ketiga merupakan kelas dengan format yang memenuhi standar micro-teaching yang dikhususkan untuk membekali dan menyiapkan duta #internetBAIK untuk menjalankan proyek kolaboratif pada masing-masing wilayah. Pada kegiatan yang juga melibatkan karyawan Telkomsel peserta Employee Volunteering Program ini, akan diajarkan pemanfaatan aplikasi mobile yang ada sebagai bagian dari rangkaian kampanye dan edukasi cyber wellness.

Pada hari terakhir kampanye #internetBAIK diadakan Kelas Edukasi yang merupakan kegiatan seru dan menyenangkan dengan format yang memenuhi standar micro-teaching agar pendampingan kepada peserta lebih intensif dan efektif dengan metode pengajaran yang disesuaikan dengan usia. Para peserta Kelas Edukasi adalah para siswa Sekolah Dasar kelas 4-6 dan Sekolah Menengah Pertama kelas 7-9.

Seiring dengan makin meluasnya ketersediaan jaringan broadband Telkomsel di seluruh Indonesia, melalui #internetBAIK, diharapkan penggunaan layanan broadband yang kurang bermanfaat bisa ditekan. #internetBAIK ingin menanamkan semangat cyber wellness di kalangan remaja dengan memberikan sosialisasi dan edukasi penggunaan internet secara bertanggung jawab, aman, inspiratif, dan kreatif. Penggunaan internet secara BAIK dipercaya akan meningkatkan produktivitas dan memberikan dampak positif bagi perkembangan bangsa.

Penggunaan internet yang bertanggung jawab artinya memanfaatkan internet secara tepat sesuai dengan norma dan etika. Aman berarti pengguna internet terlindungi dari segala potensi kejahatan dan dampak buruk dari internet. Inspiratif artinya mendorong pemanfaatan internet untuk hal-hal yang positif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pengguna dan orang di sekitarnya. Sementara kreatif berarti menciptakan ekosistem digital yang produktif sebagai wadah pengembangan daya cipta dan kreasi yang bermanfaat secara luas bagi masyarakat.