Sultan HB X: “Kekuatan Jogjakarta terletak pada seniman kreatif”

0
255

Pembukaan FKY 2016 berlangsung semarak dan meriah.

Perhelatan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 28 telah dibuka pada Selasa (23/8). Bertempat di Titik Nol Kilometer, upacara pembukaan diresmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamangku Bawono X. Acara tersebut juga dimeriahkan Pawai Kesenian yang diikuti 38 kontingen terdiri dari utusan 4 kabupaten dan 1 kota di DIY, Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Gianyar, kontingen  Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, kelompok seni, komunitas kreatif, sanggar seni, kelompok-kelompok masyarakat, dan institusi swasta.

Dengan mengambil rute sejak dari Taman Parkir Abu Bakar Ali – Jalan Malioboro – Jalan Panebahan Senopati – Jalan Sriwedani – Taman Budaya Yogyakarta, pawai kesenian ini disambut masyarakat secara meriah dan antusias. Tampak sejak pk 15.00 wib, warga maupun anggota masyarakat sudah memenuhi kawasan Malioboro dan seputaran nol km Kota Yogyakarta.

“Kekuatan Jogjakarta terletak pada seniman kreatif,” demikian antara lain Sultan HB X menyatakan dalam sambutannya. “Yogyakarta tampak berada pada arah yang tepat mengalami Renaissance baru, semenjak Sultan Agung hingga Revolusi Istana oleh Alm. Sultan HB IX,” demikian ditambahkan.

Dengan mengusung tema “Masa Depan, Hari Ini Dulu.”, festival yang digelar 23 Agustus – 9 September ini, ingin berfokus pada kebudayaan dalam perkembangan masa di Yogyakarta. “Kondisi Yogyakarta di masa depan tergantung pada apa yang kita lakukan hari ini, salah satunya di bidang seni dan budaya,” jelas Ishari Sahida, Ketua Panitia FKY 28, dalam laporannya di acara yang dimulai sekitar pukul 16:30 WIB.

Pria yang akrab dipanggil Ari Wulu ini melanjutkan, FKY 28 akan menyuguhkan 16 program besar. Program-program tersebut mencakup bidang seni rupa, sastra, tari, teater, sinema, dan berbagai cabang seni lainnya. “Beberapa di antaranya adalah Pameran Perupa Muda, Jogja Video Mapping Project, dan Pasar Seni,” kata Ishari. Meskipun pelaksanaannya berpusat di Taman Kuliner Condongcatur Sleman, namun ada beberapa titik lokasi di Yogyakarta yang juga dijadikan tempat digelarnya beberapa program kegiatan festival ini.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan DIY – Umar Priyono, M.Pd, sangat mengapresiasi kehadiran saudara-saudara yang berasal dari luar DIY. “Mudah-mudahan momentum ini menjadi pengikat kita sebagai satu bangsa, pengingat pada kebudayaan bangsa kita, menyemangati kita sebagai anak bangsa untuk memperjuangkan Indonesia.”

Sementara itu di bagian lain Direktur Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Prof. Dr. Endang Caturwati, MS., dalam sambutannya menyoroti FKY yang telah memasuki tahun ke-28 ini yang dipandang telah mencapai tataran masa dewasa. “Sebagai siklus kehidupan seni dan budaya, FKY harus bisa melahirkan tangan-tangan kreatif untuk melanjutkan perhelatan budaya ini semakin membumi.”

 

Untuk memperoleh info lebih lengkap tentang FKY 2016, silahkan klik di website resmi FKY berikut ini.