SMP 2 kretek dan Suzuki Medan Jaya dibobol maling

0
681

HARJO – Kamis, 18 Agustus 2011 16:03:47

Garis batas Polri (Foto: Budi/Jogjalive.com)

BANTUL—Jelang lebaran, tindak kejahatan justru kian marak di Bantul. Dalam semalam, aksi perampokan terjadi di dua tempat, yakni di SMP 2 Kretek dan Dealer Suzuki Medan Jaya, Bantul. Masing- masing mengalami kerugian Rp87 juta dan Rp3,8 juta.

Di SMP 2 Kretek, 9 unit komputer dan 4 unit Liquid Crystal Digital (LCD) berbagai merk yang berada di ruang komputer ludes digasak maling. Namun perampok tidak membawa serta casing-nya. Perampok hanya mengambil hardware komputer seperti hardisk, motherboard, CD room, memory, dan VGA. Adapun power supply dibiarkan tertinggal di dalam casing.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Harian Jogja, kejadian ini diketahui oleh para siswa sebelum jam belajar mulai pada pagi hari tadi (18/8) sekitar pukul 07.00 WIB yang melapor kepada Kepala Sekolah SMP 2 Kretek, Dalhar. Siswa-siswa melaporkan jika casing-casing komputer teregeletak di lapangan dekat ruang komputer sekolah yang agak menjorok ke belakang. “Waktu itu saya menunggu siswa di depan gerbang sekolah. Lalu ada murid yang melapor sambil bawa CPU,” ungkap Dalhar dalam kesaksiannya pada penyidik Reskrim Polsek Kretek, Kamis (18/8).

Tak hanya SMP 2 Kretek, pencurian juga terjadi di Dealer Suzuki Medan Jaya, Klodran, Bantul yang diperkirakan terjadi Kamis (18/8) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Kasus tersebut baru diketahui pukul 08. 00 WIB, ketika seorang pegawai bernama Nova masuk kantor. Dia mendapati pintu ruangan administrasi sudah tercongkel. Ketika dicek ternyata uang setoran sparepart sebesar Rp3,8 juta di dalam lemari cabinet sudah raib. Brankas besi di lemari tersebut juga sempat dibuka, tapi gagal karena perampok tidak mengetahui nomor segelnya.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Wachyu Tribudi meminta agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaannya. Pasalnya menjelang lebaran, kriminalitas bisa jadi meningkat. Tindakan kejahatan, katanya, dilakukan lantaran sulitnya untuk memenuhi kebutuhan untuk kepentingan hari raya.(Harian Jogja/Andreas Tri Pamungkas)