Perayaan Tahun Baru berlangsung di guyuran hujan

0
870

Malam pergantian tahun di Yogyakarta diliputi oleh hujan deras yang turun sejak senja hari. Semenjak sore, kawasan Yogyakarta telah diliputi oleh mendung hitam, banyak kalangan menahan diri untuk keluar rumah ketika hujan deras turun hingga menjelang tengah malam (31/12).

Pantauan lapangan memperlihatkan jalan-jalan kota yang biasanya padat dipenuhi kendaraan bermotor, terlihat cukup lengang. Satu dua mobil melintas membawa penumpang ke tujuan masing-masing. Petugas keamanan tampak tetap berjaga-jaga di persimpangan strategis sebagian berteduh di pos, sebagian tetap di jalan dengan jas hujan mengamati lalu lintas.

Royal Ambarrukmo tetap menyelenggarakan acara perayaan Tahun baru bagi tetamu yang hadir meski dengan berbagai penyesuaian. “ Kami musti melakukan berbagai penyesuain in the last minute,” kata Wiwied Widyastuti Manager Public Relation Royal Ambarrukmo Yogyakarta. “Syukurlah, para tamu maklum dengan situasi ini,” ujar Wiwied menambahkan.

Lobby hotel yang biasanya lega terlihat penuh dengan meja dan kursi. Royal dinner yang seharusnya diselenggarakan di pool side garden, dipindahkan ke teras dan Royal Restaurant yang terlihat penuh. Para tamu tetap terlihat antusias dengan aneka sajian kuliner malam itu.

Suasana basah dan dingin menjadi hangat ketika Band SEVENTEEN tampil membawakan lagu-lagu dari album terbarunya. Ditambah penampilan beberapa peragawati membawakan gaun malam rancangan Denis Sarota dalam iringan koleksi lagu-lagu SEVENTEEN. Tampak beberapa penggemar Band asal Yogyakarta ini di antara para tetamu yang hadir, dengan antusias ikut menyanyikan lagu-lagu yang telah dikenal.

Menjelang tengah malam, para tamu di ajak keluar lobby serta menyaksikan sajian Musical Fireworks yang diiringi penampilan live Trio gesek Violet di panggung utama. Di bawah rintik hujan terakhir Bulan Desember, nyala kembang api menyala terang menandai hadirnya tahun 2013.