Pemkot Seragamkan Gerobak Pedagang di Maliboro

0
789

Tribun Jogja – Jumat, 26 Agustus 2011

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rina Eviana Dewi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Upaya revitalisasi kawasan Malioboro terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Salah satunya agar kawasan Malioboro lebih tertata rapi Pemkot menggandeng pihak swasta untuk menyeragamkan gerobak pedagang kaki lima (PKL) Malioboro.

Tahap awal 40 gerobak PKL dibagikan kepada PKL, Jumat (27/8/2011). Kepala Bidang Perencanaan dan Program Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bapeda) Kota Yogyakarta Wasesa menuturkan karena baru ada satu perusahaan yang bekerjasama.

Sementara ini 40 gerobak hibah swasta itu akan dibagikan ke PKL dari sisi utara barat. Nantinya ditargetkan secara bertahap hingga tahun 2012 penyeragaman akan dilakukan kepada 650 gerobak lainnya.

“Ini upaya menggandeng perusahaan swasta melakukan revitalisasi kawasan Malioboro agar lebih rapi. Perusahaan swasta membagikan dengan cuma-cuma. Mereka para pedagang punya tanggungjawab untuk merawat gerobak,” jelasnya.

Meskipun gerobak boleh dibranding perusahaan pemberi hibah, namun Pemkot Yogyakarta mewajibkan pemberi gerobak untuk tetap menampilkan desain ciri khas Yogyakarta di gerobak tersebut.

Pemkot Yogyakarta tidak akan memberi perlakuan khsusus kepada perusahaan yang memberikan hibah gerobak kepada PKL. “Pajak yang mereka bayar tetap sama tidak ada perbedaan,” jelas Wasesa.(Tribunjogja.com)