PAPERU (ng)impi(an) Festival Kesenian Yogyakarta 28 telah dibuka

0
470

PAPERU (Pameran Perupa Muda) (ng)impi(an) yang merupakan rangkaian Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 28 ini telah dibuka di Ruang Pameran Taman Budaya Yogyakarta (29/08). Pameran senirupa yang sudah kali ketiga terselenggara ini akan berlangsung hingga 5 September 2016. Pembukaan pameran karya perupa muda dibawah usia 30 tahun ini dimeriahkan pula oleh penampilan Jen Shyu, Ican Harem, dan DJ Ones.

“Pameran mengambil thema utama yaitu (ng)impi(an), rumusan yang mengandung dua kata Ngimpi dan Impian.” Demikian Hendra Himawan sebagai kurator PAPERU menyampaikan. Selanjutnya dijelaskan kaitan dengan tema besar FKY 28 yakni ‘Masa Depan, Hari ini Dulu’,  bahwa “Paperu ingin menempatkan diri dalam keyakinan bahwa ketika berbicara masa depan dalam bingkai kekinian, seseorang terlebih dahulu perlu menengok sumber-sumber subjektif yang berasal dari dalam diri, yang tidak bisa dilihat oleh orang lain.”

Koordinator PAPERU Arsita Pinandita menambahkan, ”PAPERU adalah medan laga bagi perupa muda untuk menakar produksi artistiknya, sehingga publik dapat merasakan getaran estetik yang terpancar dari masing-masing karya di dalam ruang pamer TBY.“

Tim PAPERU beserta tim seleksi yang terdiri dari Prof. Dwi Marianto Phd, Rain Rosidi (narasumber FKY 28), dan Hendra Himawan (kurator PAPERU), telah melaksanakan proses seleksi terhadad 245 karya perupa muda di Padepokan Wayang Ukur, Taman Siswa. Proses pemilihan karya-karya seniman kali ini mengacu kepada sejumlah kriteria, seperti kesesuaian konsep dengan tema surrealisme yang diangkat PAPERU tahun ini, gagasan, artistik, dan cara penyajian.

Hasil proses kuratorial adalah 27 nama perupa muda lolos seleksi, yang melengkapi 32 nama perupa undangan serta 1 orang perupa undangan kehormatan yaitu Heri Dono.  Sehingga total ada 60 perupa turut terlibat di perhelatan PAPERU tahun ini, dengan 74 karya yang siap mengisi ruang pamer Taman Budaya Yogyakarta. Heri Dono menampilkan karyanya berjudul Jumping to the Ocean, Avoid the War, yang dihadirkan guna merangkum semangat surrealisme yang diangkat sebagai genre utama pameran kali ini.

Masih dalam rangkaian PAPERU, digelar pula beberapa kegiatan dan program seni seperti Lokakarya yang digelar di Tembi Rumah Budaya (25/08), Pondok Pesantren Nurul Ummah Kota Gede (28/08), Lembaga Pemasyarakatan Wirogunan (30/08), Panti Asuhan Ganjuran (01/09), dan Pustaka Desa Wukirsari (03/09). Tak ketinggalan pula akan ada Sarasehan Budaya yang akan dilaksanakan pada 2 September 2016 jam 18:30 WIB di Panggung Taman Budaya Yogyakarta.

Menyemarakkan PAPERU tahun ini, digelar pula Bursa Seni terdiri dari sekitar 80 stand yang disediakan gratis untuk komunitas/kelompok seni kreatif  Yogyakarta. Tak hanya transaksi jual beli karya – karya affordable dan artist merchandise, di Bursa Seni yang bertempat di halaman Taman Budaya Yogyakarta tersebut akan diselenggarakan workshop-workshop seni dan kreatif.

Info lebih lanjut dapat mengunjungi situs PAPERU  atau menghubungi 085878676319 (Septi).