Lebaran, pengiriman wesel ke GK tembus Rp12 miliar

0
459

HARJO – 4 September 2011

GUNUNGKIDUL—Selama bulan puasa hingga H+3 Lebaran, (3/9), wesel yang masuk ke Gunungkidul tercatat mencapai Rp12 miliar. Angka tersebut naik sekitar 20 persen dari 2010 lalu yang mencapai Rp9 miliar, dan naik 125 persen dari 2009 yang berkisar Rp5 miliar.

Kepala Kantor Pos Wonosari, Yulius Drajat Triyulianto kepada Harian Jogja, Minggu (4/9) menjelaskan, sebagian besar para pengirim uang tersebut berasal dari Wilayah Pos Jabotabek serta pulau Sumatera seperti Riau. Menurut dia, pengiriman uang dari Riau memberikan sumbangan terbesar.

“Kalau dari perkebunan sawit kawasan Pulau Sumatera itu biasanya pengirimnya minimal Rp10 juta. Malah informasi yang saya terima dari anggota keluarga penerima, mereka [perantau] mengirim uang secara bersama menggunakan truk pergi ke kantor pos setempat,” terang Yulius.

Selain dari dalam negeri, pengiriman uang juga terdapat dari luar negeri seperti Malaysia, Hongkong dan Taiwan. Meski demikian jumlah tak terlalu banyak dibanding pengiriman dari kawasan Jakarta dan Sumatera.

Kenaikan itu, lanjutnya, dipicu oleh faktor masyarakat yang menginginkan budaya instant terutama masyarakat pedesaan yang biasanya cukup mendatangi kantor pos untuk melakukan transaksi. “Kalau mendatangi bank termasuk harus ke kota, jadi warga lebih memilih kantor pos,” imbuhnya.

Sejumlah kecamatan di Gunungkidul yang menjadi tujuan pengiriman uang tersebut antara lain di dominasi wilayah selatan seperti Paliyan, Tepus, Saptosari, Panggang, Girisubo dan Rongkop. Para penerima uang tersebut juga bisa langsung mengambil uang kiriman di masing-masing kecamatan.(Harian Jogja/Sunartono)