KR: Truk Dilarang Masuk Jalan Wonosari

0
360

4 HARI MENJELANG DAN SETELAH LEBARAN;

14/08/2011 22:53:47

WONOSARI (KR) – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Gunungkidul mengeluarkan kebijakan melarang seluruh truk angkutan barang (selain sembako) memasuki ruas Jalan Wonosari-Yogya 4  hari sebelum dan setelah Lebaran. Kebijakan tersebut dilakukan agar tidak  mengganggu kelancaran arus mudik maupun balik bagi pengguna jalan yang ingin merayakan Lebaran.

“Angkutan barang dari arah Yogya menuju kota Wonosari selama 10 hari juga dilarang. Larangan ini berlaku untuk kendaraan pengangkut barang dan bahan bangunan terutama jenis truk gandeng dan kontainer,” ujar Kadishubkominfo Sumaryoto SH.

Dengan kebijakan tersebut, ditentukan rute baru yang wajib dilalui angkutan barang selama Lebaran. Dari arah Yogja, sebelum masuk Kota Wonosari, truk atau angkutan barang wajib belok kiri melalui simpang empat Siyono, kemudian melalui jalan menuju simpang empat Budegan ke arah Grogol. Selanjutnya truk angkutan barang akan dilewatkan melalui jalan lingkar utara  Wonosari. Larangan truk masuk kota hanya diberlakukan pada saat siang hari. Namun, bila malam hari arus transportasi berjalan seperti biasa.

Apabila menghendaki siang hari dapat masuk kota, angkutan harus mendapat izin terlebih dahulu dari Dishubkominfo. Pengecualian hanya diberlakukan pada truk yang mengangkut sembako dan BBM.

Dishubkominfo Gunungkidul memperkirakan tidak akan ada kemacetan saat arus mudik dan arus balik di Gunungkidul, karena semua perbaikan infrastruktur telah selesai, penambahan rambu lalu lintas sudah terpasang maksimal dan petugas pengamanan jalan raya juga telah disiapkan.

Hal senada juga dikatakan Kasatlantas AKP Suryo Hutomo SIK ketika dihubungi dalam kesempatan terpisah. Pada ruas jalan rawan kecelakaan baik di tikungan  jalan maupun jalan lurus berbahaya akan ditempatkan petugas. Khusus tikungan rawan pengamanan mulai dilakukan di sepanjang Jalan Wonosari-Yogya meliputi ruas Jl Siyono, Jl Gading, Tikungan Tleseh, Hutan Bunder, Tikungan Tri  Sakti, Jl Irungpetruk, Kalipentung, Asemayu, Patuk dan Tikungan Slumprit. “Pada H-7 Lebaran mendatang kita akan gelar operasi Ketupat Progo 2011 khusus pengamanan Lebaran.” ucapnya.    (Bmp)-a