KR: Pemilukada, Pertarungan Ideologis

1
564

PROGRAM 100 HARI JADI UNGGULAN;

14/08/2011 22:55:51

YOGYA (KR) – Pemilukada Kota Yogya yang akan dilakukan 25 September mendatang bukan hanya merupakan pertarungan antar partai maupun pasangan calon (paslon) namun merupakan pertarungan ideologis. Salah satu hal yang dipertahankan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yakni mempertahankan ideologi  nasionalisme di Kota Yogyakarta.
“Kota Yogya merupakan salah satu dari sekian banyak daerah di Indonesia  yang masih  memiliki nasionalisme tinggi dan menjunjung tinggi pancasila. Banyak di daerah lain saat ini sudah menerapkan Perda Syariah dan Kota Yogya jelas tidak mungkin terapkan perda ini,” ujar Ketua DPRD Provinsi DIY dari PDIP, Yoeke Indra Laksana disela Pembekalan Saksi dan Guraklih (Regu Penggerak Pemilih) Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kecamatan Pakualaman, Minggu petang (14/8).

Yoeke menambahkan Guraklih nanti dituntut untuk meyakinkan tujuan Pemilukada Kota Yogya yakni mencapai kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara menyejahterakan masyarakat dengan memilih paslon Haryadi Suyuti-Imam Priyono (Hati).

Terpisah, pasangan calon (paslon) walikota-wawali Yogyakarta, Zuhrif Hudaya-Aulia Reza Bastian bakal mengunggulkan program 100 hari ketika ia diberikan amanah memimpin Kota Yogyakarta. Beberapa program seperti akan ada beberapa kampung khusus seperti kampung layak anak, program jam membaca masyarakat, kampung pintar, kampung industri, kampung kerajinan, kampung cerdas dan sebagainya.

1 COMMENT

Comments are closed.