Kantor UPTD Dinas Pertanian DIY dibobol maling

0
732

HARJO – 19 Agustus 2011

SLEMAN—Kurang dua pekan menjelang Lebaran, para pelaku kejahatan mulai unjuk gigi di wilayah Sleman. Bukan hanya penjahat kelas teri yang beraksi, kawanan maling kelas kakap pun mulai melebarkan sayap.

Sebagaimana menimpa kantor Dinas Pertanian UPTD Balai Pengembangan dan Promosi Agribisnis Perbenihan Holtikultura Provinsi DIY di Jl.Kaliurang Km.23, Ngipiksari, Hargobinangun, Pakem, Jumat (19/8) dini hari.

Sebuah brankas besi berisi uang tunai Rp27 juta di dalam kantor itu ludes digasak maling. Uang di dalam brankas itu adalah gaji dan tunjangan hari raya (THR) yang akan diberikan kepada segenap karyawannya menjelang Lebaran nanti.

Peristiwa pembobolan brankas itu baru diketahui penjaga malam kantor, Sukiman, 55, sekitar pukul 05.30 WIB. Saat hendak mematikan lampu kantor, Sukiman mendapati ada rontokan cat di lantai. Kecurigaan warga Sambisari, Umbulharjo, Cangkringan itu kian membuncah setelah melihat teralis jendela di ruang penyimpanan brankas itu telah raib.

“Sebelumnya, sekitar pukul 02.00 WIB, saya melakukan patroli seperti biasa. Selepas sahur, saya lanjutkan patroli lagi. Saat itu saya menemukan sandal di samping gedung,” ujar Sukiman saat dimintai keterangan anggota Polsek Pakem.

Sukiman menambahkan, selama bertugas jaga malam dirinya tidak tidur. Namun demikian, dia mengaku sama sekali tidak mendengar adanya suara yang mencurigakan. Setelah mengetahui kantor tempatnya menggantungkan nafkah itu kebobolan pada pagi harinya, Sukiman langsung melapor ke atasannya.

Dari hasil olah TKP, brankas besi tersebut ditemukan di belakang gedung kantor. Brankas tersebut sudah dalam keadaan rusak karena dijugil. Selain itu, polisi juga menemukan bekas congkelan pada tujuh jendela di kantor tersebut.

Dugaan sementara, pelaku perampokan itu lebih dari satu orang. Pasalnya, brankas yang tidak cukup digotong satu orang itu dibuang begitu saja di belakang kantor tersebut. “Kasus ini masih dalam penyelidikan intensif anggota kami. Semoga pelakunya lekas tertangkap,” jelas Kapolsek Pakem Kompol Wiratna.(Harian Jogja/Dinda Leo Listy)