Hindari pesepeda, 2 truk tabrakan di Ring Road Barat

0
689

HARJO – Senin, 15 Agustus 2011

SLEMAN—Demi menghindari pengendara sepeda ontel yang sembrono saat menyebrang jalan, sebuah truk yang melaju dari selatan di Jl. Ringroad Barat, tepatnya di Dusun Bedog, Trihanggo, Gamping menerjang pembatas jalan hingga menghajar truk lain yang berlawanan arah.

Akibatnya, sopir truk Riwayat, 40, warga Turi, Sleman beserta dua keneknya, Sukirman,37, dan Harmanto, 40, keduanya warga Umbulmartani, Ngemplak menderita luka cukup parah akibat tergencet bodi truk yang ringsek. Setelah dievakuasi warga, ketiganya langsung dilarikan ke RS Queen Latifa, Gamping.

Kecelakaan itu bermula ketika truk bernopol AB 9558 YE yang dikemudikan Riwayat melaju dengan kecepatan kencang menuju utara. Sesampainya di lokasi, Riwayat dikejutkan adanya laki-laki tua (belum diketahui identitasnya) yang menuntun sepeda ontel menyeberang jalan dari timur ke barat.

“Laki-laki tua itu tampak ragu saat hendak menyebrang. Padahal, posisinya sudah hampir ke marka jalan. Karena jaraknya sudah terlalu dekat, sopir langsung banting setir ke kanan,” kata kernet truk, Sukirman, saat ditemui di RS Queen Latifa.

Sukirman menambahkan, rencananya truk akan pulang ke Kronggahan, Sleman setelah bongkar muatan sembako di Pasar Bantul. Karena baknya kosong setelah bongkar muatan, truk tersebut langsung terpelanting hingga naik ke pembatas jalan dan merubuhkan dua pohon.

Laju truk baru berhenti setelah menghajar truk bernopol AB 9341 DN yang melaju dari utara ke selatan. Saking kerasnya benturan, truk tersebut terpental hingga berputar 180 derajat (menghadap ke selatan).

“Saya sudah banting stir ke kiri untuk menghindar. Tetapi sudah terlambat,” ujar Haryadi, 32, warga Sidokerto, Godean, sopir truk bermuatan batu dari Tempel hendak menuju ke Mlangi, Gamping.

Karena truknya melaju pelan, Haryadi beserta dua keneknya, Sukirno, 52, warga Sidokerto, Godean dan Kamiso, 41 warga Seyegan sama sekali tidak menderita akibat kecelakaan itu. Meski demikian, Haryadi terpaksa mendatangkan truk bantuan guna mengangkat batu yang hendak disetorkannya ke Mlangi. (Harian Jogja/Dinda Leo Listy)