Empat Warga Yogyakarta Ditusuk, Satu Tewas

0
731

Okezone – Sabtu, 3 September 2011

Pisau belati (Foto: Budi/JogjaLive.com)

YOGYAKARTA – Kritis, itulah yang diderita Widodo (48), warga Kompleks Polri Balapan GK III/11 No 66 Yogyakarta. Pasalnya, saat bersepeda sehat, dia ditusuk orang tak dikenal di Jalan Latsda Adisucipto, tepatnya di depan toko emas Rukun Demangan Gondokusuman Yogyakarta, pagi tadi.

“Ayah saya tidak memiliki masalah dengan siapa-pun,” ucap Janar Alisaputra (21), anak korban saat menunggu sang ayah terbaring di ICU RS Bethesda Yogyakarta, Sabtu (3/9/2011).

Janar menceritakan, seperti biasa sang ayah bersepeda pada pagi hari. Saat insiden penusukan terjadi sekira pukul 04.10 WIB. Pelaku menusuk dari belakang tepat mengenai bagian pinggang sebelah kiri. “Kata dokter, salah satu ginjal tergores,” imbuh Janar yang tampak merah kelopak matanya karena meneteskan air mata.

Kapolsekta Gondokusuman Kompol Hadi Sutomo mengatakan, pelaku seorang diri mengunakan sepeda motor jenis Honda Supra warna Hitam. Selain itu, ciri-ciri lainnya, pelaku bertubuh kecil, mengenakan jaket warna biru, jelana jeans warna biru, dan mengenakan helm standar warna hitam.

“Kami belum mengetahui apa motif pelaku. Kami masih lakukan pencarian terhadap pelaku. Tidak ada harta benda yang diambil oleh pelaku. Jadi, pelaku melintas mengunakan motor, kemudian menusuk korban dari belakang, setelah itu pergi meninggalkan lokasi,” jelas Hadi.

Mantan Kabag Ops Polres Sleman ini menambahkan, dalam waktu bersamaan, ada juga penusukan dengan ciri-ciri pelaku yang sama di wilayah Depok Barat, Condongcatur, Depok, Sleman Yogyakarta. Bahkan, di wilayah itu terdapat dua orang yang ditusuk, salah satu korbannya meninggal.

Selain itu, ada juga satu orang ditusuk di wilayah Banguntapan Bantul Yogyakarta. “Informasi dari Sleman ada dua orang ditusuk. Satu meninggal, satu kritis. Kemudian, tak jauh dari lokasi itu, namun sudah masuk Banguntapan (Bantul) ada satu orang tertusuk. Ia juga kritis. Informasinya pelaku melakukan penusukan dengan benda tajam sejenis pisau lipat,” kata Hadi.

Terpisah, Kapolres Sleman AKBP Irwan Ramaini saat dikonfirmasi okezone membenarkan adanya insiden penusukan di ranah hukumnya. Pihaknya mengaku masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan melakukan pencarian terhadap pelaku. “Kita masih lakukan penyelidikan kasus ini,” jelasnya usai memberikan pengarahan langsung kepada jajaran di Polsek Depok Barat, siang tadi.

Korban meninggal atas nama Suranto alias Mbesor (49) warga Gowok RT 05 RW 02 Condongcatur Depok Sleman. Saat kejadian, korban jogging di Jalan Nogoputro, belakang Hotel Sri Wedari, tak jauh dari rumah tempat tinggalnya.

Tak jauh dari lokasi situ, tepatnya di depan Apotik Kimia Farma Jalan Laksda Adisucipto, Tukiran, warga Sangrahan Banguntapan Bantul juga ditusuk pelaku. Saat ini ia masih menjalani perawatan medis di RS Ludirohusodo Yogyakarta karena luka tusuk yang diderita.

Terakhir, Mujino (38) warga Sorosutan Banguntapan Bantul. Saat tengah berjalan kaki, dia ditodong pisau yang ciri utamanya seperti pelaku. Saat ditodong itu, tanpa diminta korban menyerahkan uang sekira Rp30 ribu kepada pelaku. Saat disinggung apakah pelaku merupakan spikopat atau memiliki kelainan jiwa, Irwan belum merani memastikan.

“Ya kita masih dalami semuanya. Memang tidak ada harta atau benda milik korban yang diambil pelaku. Kita tunggu hasil penyelidikan nanti,” ulasnya.

Sementara itu, di lokasi rumah Mbesor, korban meninggal kasus penusukan itu tampat puluhan orang melayat. Beberapa kerabat dan saudara tidak henti meneteskan air mata. “Saya berharap polisi menangkap pelakunya. Saya dan keluarga tidak memiliki masalah apapun dengan siapapun,” ucap kerabat Mbesor yang tidak mau menyebutkan namanya.